Postingan

Manfaat Positif Menerapkan Gaya Hidup Minimalis bagi Generasi Muda

Gambar
Penulis: Cut Mala Dinata Picturebyme Gaya hidup minimalis menurut Joshua Becker Penulis buku Becoming Minimalist adalah hidup dengan memiliki hal-hal yag membuat kita bahagia dan menghilangkan hal-hal yang tidak, atau bias dikatakan dengan gaya hidup sederhana. Hidup sederhana yaitu menjalani hidup dengan hal-hal yang kita butuhkan meskipun bukan hal yang mewah namun berkualitas ketika dimiliki. Sebelum Francine Jay menulis menerbitkan karya obuku Seni Hidup Minimalis pada tahun 2018, sudah sejak 1400 tahun lalu Rasulullah SAW telah memberikan teladan agar umatnya menjadikan kesederhanaan sebagai gaya hidup karena terdapat manfaat bagi sisi dunia maupun sisi akhirat. Lalu apa sebenarnya manfaat hidup minimalis bagi manusia, terkhususnya para generasi Muda yang akan mewarisi bangsa Indonesia di masa yang akan datang? Berikut lima manfaat positif jika generasi Muda Indonesia mau untuk menerapkan lifestyle minimalist.   1. Menciptakan Rasa Bahagia dengan merasa cukup Taukah kamu ...

Asmara Berujung Luka

Gambar
Hari ini, aku mendengar lagi kabar itu. Kabar yang tidak tak pernah ingin aku dengar sekalipun. Dia menceritakan bagaimana perjuangan untuk meninggalkan aktifitas pacaran. Meski dulu pernah jatuh dan jatuh lagi pada keadaan itu. Menyakitkan memang. Bagaimana ia menceritakan sakit fisik dan batinnya karena trauma yang ia rasakan. Tapi aku hanya teman, yang hanya bisa mendengar ceritanya, dan menjawab sebisaku jika ia bertanya. Dan saat ini iapun sedang berusaha untuk sembuh. Tidak jarang aku mendengar curhatan hati teman-teman perempuan yang terluka karena aktifitas pacaran. Ada berbagai motif luka mereka. Tapi bagaimanapun, sebagai seorang perempuan kita cukup sadar untuk bisa menjaga hati dan diri untuk tidak membuka ruang untuk terluka. Karena Allah menciptakan akal pada diri seorang perempuan. Aku ingin berpesan pada setiap perempuan. Teruntuk adik-adikku dimanapun kalian berada. "Kita tahu bahwa hati kita memang diciptakan lembut, begitu pula dengan perasaan kita yang mudah ...

Ternyata aku hanya..

Gambar
Ternyata aku hanya Sedang Jauh dari-Nya.. Aku fikir aku kenapa, saat tumpukan amanah terasa menjadi beban yang ingin membuatku menjauh. Huuf lagi-lagi ini! acuhku kala itu. Aku fikir aku kenapa, Rasanya semua pekerjaan sudah aku tuntaskan, tapi selalu masih ada rasa yang kurang. Aku fikir aku kenapa, saat hidupku telah di hibur oleh banyak teman, sialnya aku hanya merasa sendiri. Aku fikir aku kenapa, saat Al-qur’an tak lagi menjadi muara kekuatanku untuk melecut melakukan kebaikan. Padahal dulu ialah kekuatanku Aku fikir aku kenapa. Rasa-rasanya telinga ini terkunci. Hanya gamang yang terdengar, saat banyak insan menawarkan tangan untuk bisa ku genggam, dan aku hanya menjawab dengan senyuman. Aku masih saja kalut dan bertanya aku kenapa ? Katanya produktif bisa membawa kebahagiaan dan kepuasan ? Lalu kebahagiaan yang mana? Aku fikir aku kenapa. Ternyata hanya aku yang bisa menemukan jawabannya. Ternyata semua ketidak baikan itu karena aku yang telah jauh dari-Nya. Amanah-amanah itu ak...

Tak bertemu cita-cita, Bukan Berarti Tak Punya Tujuan

Gambar
Hanya cita-cita yang tidak tergapai. Saat ibu dulu mengajariku membaca, menulis di atas tanah saat itu aku suka belajar. Belajar itu menyenangkan bagiku, begitu juga menulis. Bahkan dulu aku sempat dibayar oleh teman-teman sekelas hanya untuk menulis catatan kesimpulan dari buku paket. Saat kita ditugaskan membuat pohon impian ibu guru meminta kami untuk menggantungkan kertas impian kami. Ya dokter, guru, polisi, polwan, insinyur, dan masih banyak lagi cita-cita teman-temanku. Lalu aku berfikir kala itu aku ingin menjadi dokter, tapi karena ada temanku yang menuliskan cita-citanya menjadi dokter, akupun enggan menuliskan cita-cita yang sama. Ibu guru memberikan tepuk tangan untukku. Semoga nanti ketika Mala sudah besar, cita-cita itu benar ada ya. Karna kata beliau waktu itu tidak ada ada yang punya cita-citaku. Dokter tumbuhan, ya itulah cita-citaku dulu saat SD. " Dasar anak kecil !" Mungkin dulu itu hanya sebatas karna aku tidak mau memiliki cita-cita yang sama dari teman...

Hantu "Selesai dengan Diri Sendiri"

Gambar
Ngapain coba sibuk Dakwah, ajak sana-sini buat bermajelis dibayar juga engga ! mending cari kerja dapat cuan . Satu panah setan telah menancap di fikiran.. Ngapain sih doain orang lain? Lah diri sendiri aja belum kelar sama masalah, malah doain orang lain . Lucu deh. Pada Akhirnya fikiran kitalah yang akan menghalangi kita untuk mau mulai berbuat baik kepada orang lain. Mungkin teman-teman bisa tidak setuju dengan pendapatku ini.  Tapi bagiku. Konsep kata “Selesai dengan diri sendiri sebelum membantu orang lain” itu adalah momok abstrak yang tidak akan pernah bisa kita genggam, seperti halnya dunia ini, semakin kita kejar semakin lelah bukan? dan tak membawa ketenangan dan kepuasan. Kita memang tidak akan pernah selesai dengan diri sendiri, Satu harapan tercapai, timbul harapan baru. Selalu begitu siklusnya. Sampai kita selalu haus akan capaian pribadi. Hingga setan membuat kita lalai dan merasa tak pantas untuk bisa memberi. Hati kita sudah Ingin mulai beribadah, tapi fikiran ki...

Hidup Bukan Hanya Tentang Diri Sendiri

Karna hidup tidak hanya tentang diri sendiri, maka berusahalah untuk sembuh jika kamu sedang sakit. Karna hidup tidak hanya untuk diri sendiri, maka melihatlah ke sekitarmu untuk mau peduli. Karna hidup bukan hanya tentang diri sendiri, mulai berjalanlah memahami diri. Mau mencari lalu keluarlah untuk memberi. Karena hidup bukan hanya tentang diri sendiri, maka jadikan apa yang kita miliki sebagai jembatan untuk berkontribusi. Karna hidup bukan hanya tentang diri sendiri, itulah yang membuat Rasulullah mati-matian menahan nestapa dari perjuangan menyebarkan cahaya ilahi . Karena hidup bukan hanya tentang diri sendiri, maka Abu Bakar pun tau kemana hartanya harus bertuan, tidak ditumpuk sebagai hiasan nan membanggakan diri. Karena hidup bukan hanya tentang diri sendiri, karna itu bunda Khadijah rela papah raga dan harta untuk dakwah. Karena memang hidup ini bukan hanya tentang diri sendiri teman. Jadi segera lepaskan beban dihati- mari kita memulai melangkah lagi. Meraih surga terting...

Guru Kehidupan

Gambar
Sampai hari ini aku masih percaya, Allah selalu memberi jawaban dari pertanyaan " Mengapa kita harus dipertemukan dengan orang, yg mungkin sebelumnya sama sekali tidak kita kenal". Ada yang datangnya memberi senyuman, semangat, jadi teman berjuang, atau cuma singgah nitipin luka, ada banyak macam.  Dan sekian macam orang yang kita temui, menurutku mereka semua pantas untuk kita beri cinta. Sebenarnya mereka semua adalah guru kehidupan buat kita, guru yg ngasih pelajaran yg gada di sekolah atau ruang kita belajar. Ya, meskipun  pelajaran yg mereka kasih ke kita adalah hal yang buruk. Dan Seburuk apapun pelajaran, sikap, emosional, yang kita rasa hal tsbt tidak pantas untuk kita terima, dan kita dapatkan dari orang lain. Tapi kita harus kontrol hati kita, untuk tetap lurus, berjalan sebagaimana semestinya Allah memerintahkan kita untuk tetap menjadi baik. Menerima mereka dengan senyuman dan cinta. Seakan² senyuman itu berkata kepada mereka: "Kamu baik, dan kamu pantas mend...

Pupus

Dik Melihatmu itu sama dengan bagaimana aku melihat diriku. Melihatmu, disanalah bayangan masa depan yang teduh itu, dengan usahaku merawat fitrahmu.. Dik  Ingin ku selalu gandeng tanganmu, rangkul bahumu, menyatukan hati dalam lingkaran kebaikan itu..  Tapi kini, kini aku merasa gagal. Lidahku kalut tak seperti biasa ketika kau mendengarkan ku menyampai satu dua ayat padamu.. Aku juga tidak tahu kenapa? Apa benar aku telah kecewa? Atau aku hanya takut kau tak baik-baik saja. Aku berusaha tenang saat yang sudah ku perjuangkan tidak bisa seperti apa yg kita bayangkan.. Aku paksa untuk membuka mata dan menata kembali runtuhan-runtuhan ekpetasi yg sudah tersandarkan menjadi bangunan ekpestasi terhadap diri sendiri.  Aku sedang menyadarkan diri, untuk tahu diri, bahwa satu-satunya orang yg bisa aku rubah adalah diriku sendiri.  Akupun teringat, Nabi Muhammad, sedihnya bukan kepalang, sebab harapan agar pamannya bisa wafat dalam keadaan Islam tak bisa ia wujudkan.  N...

Ngga Pantes Diuji

Gambar
Mungkin, kita pernah berada di posisi sangat sakit, menakutkan, sendiri, dibenci, jatuh dengan versi sakitnya masing-masing. Bahkan kalo-kalo ingin bercerita kepada sejuta manusia yg ada di bumi, kita yakin mereka tidak akan paham rasanya menjadi kita. Tapi, bukankah lelah menanggung beban itu sendiri? Dipendam, dikubur, sampai kemanapun kita pergi bertemu dengan wajah-wajah insan, dan lelah itu terlihat. Sedang jika kita mau ikhlas dan bersabar, kita akan merasakan seberkas cahaya yg menawarkan senyuman agar kita terap hidup untuk melanjutkan hidup kita. Terkadang, ketika menasehati teman yang memilih menceritakan kisah hidupnya, aku hanya bisa menguatkan, meminta mereka untuk tetap bertahan dan kuat, serta tidak untuk melakukan hal-hal yg diluar jalur agama. Karna aku yakin apapun masalah yang sedang mereka hadapi pasti ada jalan keluarnya, Apalagi jika sudah mengandalkan Allah dengan iman. (Ini yg coba sy kuatkan ketika sy sdh mulai lepas control) Sesakit apapun ujian yang kita hada...

Hikmah dari Sekotak Kue

Gambar
Pemberiannya sederhana tapi entah kenapa hikmahnya dalam buat aku. Bukan juga tentang pemberian yg aku terima tapi isi, maksud pesan dari pemberian ini. Seseorang yg memberi ini, seperti ada pesan Allah yg ingin disampaikan sama Aku. Kalo jangan pernah lelah untuk berbuat baik, sederhana apapun itu. Walau hanya kalimat yang baik. Karna kita bener² gak akan tahu kebaikan apa.yg bisa buat kita dapat ridha Allah.. bahagia kan saat ada orang lain yg memberimu sesuatu darinya ? Bahagia dong, tapi bahagia itu hanya sebentar di dunia. Bayangin kalo nanti kita diakhirat , susah payah malaikat mau siksa kita rupanya ada orang yg masih lanjutkan kebaikan yg pernah kita kasih tau ke dia, rupanya ada satu murid yg istiqamah baca Qur'an yang pernah kita ajarkan, yg ketika kita wafat itu yg menjadi pelindung kita dari siksa kubur. Itulah itulah keindahan dakwah. Dakwah, hadiahnya bisa jadi ga Allah kasih langsung di dunia, tapi Allah ganti di akhirat.  Dan sebuah kepastian bagi Allah untuk membe...

Sebuah Pengantar Tentang Muslimah

Hai namaku CMD. Aku itu sering lelah , dan selalu membutuhkan dorongan untuk selalu bergerak.  Selain Al-qur'an dan tujuan ku yang pasti yang membuatku semangat untuk bergerak melakukan perbaikan aku sering membaca buku biografi Muslimah Shalehah, yang hidupnya bukan untuk kepuasan pribadi, melainkan untuk kebermanfaatan banyak orang maupun ummat. Kalo sudah bosan dengan tugas kuliah, aku menenangkan diriku dengan beberapa paragraf buku yang bertajuk Muslimah, lalu akan kulanjutkan jika bosan dan lelahku sudah hilang. Kalopun tidak membaca aku coba memainkan ponselku lalu mencari sebuah diskusi atau webinar dari sosok Muslimah inspirasi di YouTube, seperti Faraa Qoonita, Mba Dewi Nur Aisyah dan masih banyak lagi. Entah kenapa aku suka sekali membaca buku-buku tentang Muslimah, karna menjadi Muslimah bagiku ada proses belajar pencarian jati diri yang tidak ada finisnya. Aku selalu ingin tahu bagaimana Perempuan perempuan Sholehah menikmati kelelahannya, aku yakin pasti mereka bukan ...

Islam sebagai Solusi keadilan Bagi Perempuan, cukupkah?

    Sejarah mencatat berbagai asumsi serta perlakuan yang didapatkan oleh perempuan hingga pada zamannya yang  tidak bisa merasakan keadilan serta kebebabasan sebagai seorang perempuan. Ternyata, perempuan mendapat kedudukan dan perlakuan yang berbeda dalam tatanan kehidupan dari berbagai kebudayaan, Negara maupun agama, baik didalam lingkup terkecil yang bernama keluarga sampai kepada lingkup terbesar yaitu masyarakat. Ketidakadilan itu dimulai dari peradaban Yunani, peradaban tertua di dunia yang beranggapan bahwa “wanita adalah sumber dari kekacauan dan perpecahan di dunia’. Kemudian dilanjutkan dengan peradaban Cina, dimana dalam kitab suci Cina perempuan dinamakan “Air yang Celaka”, karena ia akan mengikis habis segala keberuntungan yang baik. Perempuan selalu dipandang rendah dari laki-laki. Mereka tidak diizinkan untuk memiliki anak. Saat itu laki-laki juga bebas untuk mendapatkan perempuan yang dia suka, gonta-ganti istri, menceraikan dan mencampakkan kapanpun ...

Belajar Berusaha dan Tawakkal dari Siti Maryam

وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. (Q.S Maryam :25) Teman-teman.. Di saat keadaan semakin lemah Allah memerintahkan Jibril agar Siti Maryam menggoyang pohon kurma agar buahnya jatuh dan bisa dimakan, padahal bisa saja Allah memberi makanan secara cuma-cuma kepada Maryam kala itu.  Allah menggambarkan pada kisah Maryam tersebut betapa pentingnya berusaha(menempuh sebab) untuk meraih sesuatu, apalagi sesuatu itu adalah kebaikan. Bahkan Rasulullahpun dari Sirah kehidupan beliau telah menggambarkan kepada kita bahwa beliau selalu berusaha dalam kehidupannya dari sejak diangkat menjadi nabi hingga beliau wafat. Beliau berusaha memperbaiki akhlak pribadi dan masyarakatnya, berusaha dalam melawan kebatilan berusaha dalam berdakwah dengan segala ujian yg beliau hadapi. Begitu pula , Rasulullah selalu mengingatkan para sahabat untu...