Postingan

Guru Kehidupan

Gambar
Sampai hari ini aku masih percaya, Allah selalu memberi jawaban dari pertanyaan " Mengapa kita harus dipertemukan dengan orang, yg mungkin sebelumnya sama sekali tidak kita kenal". Ada yang datangnya memberi senyuman, semangat, jadi teman berjuang, atau cuma singgah nitipin luka, ada banyak macam.  Dan sekian macam orang yang kita temui, menurutku mereka semua pantas untuk kita beri cinta. Sebenarnya mereka semua adalah guru kehidupan buat kita, guru yg ngasih pelajaran yg gada di sekolah atau ruang kita belajar. Ya, meskipun  pelajaran yg mereka kasih ke kita adalah hal yang buruk. Dan Seburuk apapun pelajaran, sikap, emosional, yang kita rasa hal tsbt tidak pantas untuk kita terima, dan kita dapatkan dari orang lain. Tapi kita harus kontrol hati kita, untuk tetap lurus, berjalan sebagaimana semestinya Allah memerintahkan kita untuk tetap menjadi baik. Menerima mereka dengan senyuman dan cinta. Seakan² senyuman itu berkata kepada mereka: "Kamu baik, dan kamu pantas mend...

Pupus

Dik Melihatmu itu sama dengan bagaimana aku melihat diriku. Melihatmu, disanalah bayangan masa depan yang teduh itu, dengan usahaku merawat fitrahmu.. Dik  Ingin ku selalu gandeng tanganmu, rangkul bahumu, menyatukan hati dalam lingkaran kebaikan itu..  Tapi kini, kini aku merasa gagal. Lidahku kalut tak seperti biasa ketika kau mendengarkan ku menyampai satu dua ayat padamu.. Aku juga tidak tahu kenapa? Apa benar aku telah kecewa? Atau aku hanya takut kau tak baik-baik saja. Aku berusaha tenang saat yang sudah ku perjuangkan tidak bisa seperti apa yg kita bayangkan.. Aku paksa untuk membuka mata dan menata kembali runtuhan-runtuhan ekpetasi yg sudah tersandarkan menjadi bangunan ekpestasi terhadap diri sendiri.  Aku sedang menyadarkan diri, untuk tahu diri, bahwa satu-satunya orang yg bisa aku rubah adalah diriku sendiri.  Akupun teringat, Nabi Muhammad, sedihnya bukan kepalang, sebab harapan agar pamannya bisa wafat dalam keadaan Islam tak bisa ia wujudkan.  N...

Ngga Pantes Diuji

Gambar
Mungkin, kita pernah berada di posisi sangat sakit, menakutkan, sendiri, dibenci, jatuh dengan versi sakitnya masing-masing. Bahkan kalo-kalo ingin bercerita kepada sejuta manusia yg ada di bumi, kita yakin mereka tidak akan paham rasanya menjadi kita. Tapi, bukankah lelah menanggung beban itu sendiri? Dipendam, dikubur, sampai kemanapun kita pergi bertemu dengan wajah-wajah insan, dan lelah itu terlihat. Sedang jika kita mau ikhlas dan bersabar, kita akan merasakan seberkas cahaya yg menawarkan senyuman agar kita terap hidup untuk melanjutkan hidup kita. Terkadang, ketika menasehati teman yang memilih menceritakan kisah hidupnya, aku hanya bisa menguatkan, meminta mereka untuk tetap bertahan dan kuat, serta tidak untuk melakukan hal-hal yg diluar jalur agama. Karna aku yakin apapun masalah yang sedang mereka hadapi pasti ada jalan keluarnya, Apalagi jika sudah mengandalkan Allah dengan iman. (Ini yg coba sy kuatkan ketika sy sdh mulai lepas control) Sesakit apapun ujian yang kita hada...

Hikmah dari Sekotak Kue

Gambar
Pemberiannya sederhana tapi entah kenapa hikmahnya dalam buat aku. Bukan juga tentang pemberian yg aku terima tapi isi, maksud pesan dari pemberian ini. Seseorang yg memberi ini, seperti ada pesan Allah yg ingin disampaikan sama Aku. Kalo jangan pernah lelah untuk berbuat baik, sederhana apapun itu. Walau hanya kalimat yang baik. Karna kita bener² gak akan tahu kebaikan apa.yg bisa buat kita dapat ridha Allah.. bahagia kan saat ada orang lain yg memberimu sesuatu darinya ? Bahagia dong, tapi bahagia itu hanya sebentar di dunia. Bayangin kalo nanti kita diakhirat , susah payah malaikat mau siksa kita rupanya ada orang yg masih lanjutkan kebaikan yg pernah kita kasih tau ke dia, rupanya ada satu murid yg istiqamah baca Qur'an yang pernah kita ajarkan, yg ketika kita wafat itu yg menjadi pelindung kita dari siksa kubur. Itulah itulah keindahan dakwah. Dakwah, hadiahnya bisa jadi ga Allah kasih langsung di dunia, tapi Allah ganti di akhirat.  Dan sebuah kepastian bagi Allah untuk membe...

Sebuah Pengantar Tentang Muslimah

Hai namaku CMD. Aku itu sering lelah , dan selalu membutuhkan dorongan untuk selalu bergerak.  Selain Al-qur'an dan tujuan ku yang pasti yang membuatku semangat untuk bergerak melakukan perbaikan aku sering membaca buku biografi Muslimah Shalehah, yang hidupnya bukan untuk kepuasan pribadi, melainkan untuk kebermanfaatan banyak orang maupun ummat. Kalo sudah bosan dengan tugas kuliah, aku menenangkan diriku dengan beberapa paragraf buku yang bertajuk Muslimah, lalu akan kulanjutkan jika bosan dan lelahku sudah hilang. Kalopun tidak membaca aku coba memainkan ponselku lalu mencari sebuah diskusi atau webinar dari sosok Muslimah inspirasi di YouTube, seperti Faraa Qoonita, Mba Dewi Nur Aisyah dan masih banyak lagi. Entah kenapa aku suka sekali membaca buku-buku tentang Muslimah, karna menjadi Muslimah bagiku ada proses belajar pencarian jati diri yang tidak ada finisnya. Aku selalu ingin tahu bagaimana Perempuan perempuan Sholehah menikmati kelelahannya, aku yakin pasti mereka bukan ...

Islam sebagai Solusi keadilan Bagi Perempuan, cukupkah?

    Sejarah mencatat berbagai asumsi serta perlakuan yang didapatkan oleh perempuan hingga pada zamannya yang  tidak bisa merasakan keadilan serta kebebabasan sebagai seorang perempuan. Ternyata, perempuan mendapat kedudukan dan perlakuan yang berbeda dalam tatanan kehidupan dari berbagai kebudayaan, Negara maupun agama, baik didalam lingkup terkecil yang bernama keluarga sampai kepada lingkup terbesar yaitu masyarakat. Ketidakadilan itu dimulai dari peradaban Yunani, peradaban tertua di dunia yang beranggapan bahwa “wanita adalah sumber dari kekacauan dan perpecahan di dunia’. Kemudian dilanjutkan dengan peradaban Cina, dimana dalam kitab suci Cina perempuan dinamakan “Air yang Celaka”, karena ia akan mengikis habis segala keberuntungan yang baik. Perempuan selalu dipandang rendah dari laki-laki. Mereka tidak diizinkan untuk memiliki anak. Saat itu laki-laki juga bebas untuk mendapatkan perempuan yang dia suka, gonta-ganti istri, menceraikan dan mencampakkan kapanpun ...

Belajar Berusaha dan Tawakkal dari Siti Maryam

وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. (Q.S Maryam :25) Teman-teman.. Di saat keadaan semakin lemah Allah memerintahkan Jibril agar Siti Maryam menggoyang pohon kurma agar buahnya jatuh dan bisa dimakan, padahal bisa saja Allah memberi makanan secara cuma-cuma kepada Maryam kala itu.  Allah menggambarkan pada kisah Maryam tersebut betapa pentingnya berusaha(menempuh sebab) untuk meraih sesuatu, apalagi sesuatu itu adalah kebaikan. Bahkan Rasulullahpun dari Sirah kehidupan beliau telah menggambarkan kepada kita bahwa beliau selalu berusaha dalam kehidupannya dari sejak diangkat menjadi nabi hingga beliau wafat. Beliau berusaha memperbaiki akhlak pribadi dan masyarakatnya, berusaha dalam melawan kebatilan berusaha dalam berdakwah dengan segala ujian yg beliau hadapi. Begitu pula , Rasulullah selalu mengingatkan para sahabat untu...